..Dzulhijah..

JANGAN SIA-SIAKAN 10 HARI AWAL DZULHIJJAH

Imam Ibnu Hajar Al-Asqolani dalam Fathul-Bari menjelaskan spesialnya kedudukan 10 Awal Dzulhijjah karena di 10 awal Dzulhijjah berkumpul semua induk ibadah. Ada sholat, ada puasa, ada sedekah (qurban), ada wuquf dan juga ada takbir. Dan ini semua tidak bisa ditemukan dibulan-bulan lain (Fathul-Bari 2/460)

AMALAN YANG DISYARIATKAN

1. HAJI & UMROH
Amal ini adalah amal yang paling utama. Nabi shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga”.

2. MEMPERBANYAK PUASA TERUTAMA DI HARI ARAFAH
Disebutkan dalam hadist Qudsi: “Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku”.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah rahimahullah bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya”.

3. BERKURBAN
Diriwayatkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu”. [Muttafaqun ‘Alaihi].

Disunnahkan juga bagi yang berqurban untuk memotong sendiri hewan qurbannya atau melihat proses pemotongan.

4. SHALAT IED & MENDENGARKAN KHUTBAHNYA
Hati-hati di hari Ied janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan, memamerkan kekayaan, berdandan berlebihan, menebar kecantikan bagi lawan jenis.

5. TIDAK MEMOTONG RAMBUT & KUKU BAGI YANG BERKURBAN
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya”.

Larangan ini dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban.

6. MEMPERBANYAK TAKBIR & DZIKIR
Ishaq, Rahimahullah, meriwayatkan dari fuqaha’, tabiin bahwa pada hari-hari ini mengucapkan: “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu”.

Dianjurkan untuk mengeraskan suara dalam bertakbir ketika berada di pasar, rumah, jalan, masjid. Dan diperbolehkan berdzikir dengan yang mudah-mudah. Seperti takbir, tasbih dan do’a-do’a lainnya yang disyariatkan.

7. TAUBAT
Sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya” [Hadits Muttafaqun ‘Alaihi].

8. BANYAK BERAMAL SHALIH
Berupa ibadah sunat seperti : shalat (rawathib, isyraq, dhuha, tahajjud, witir, mutlak, wudhu, tahiyatul masjid, dll), sedekah, pererat silaturrahim, menebarkan salam, membaca sholawat, menghadiri majelis ilmu, jihad, membaca Al-Qur’an, amar ma’ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipat gandakan pahalanya.

9. SELAIN HAL-HAL DI ATAS
Mari mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan, agar mendapat ridha-Nya.

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s