..Aqiqah..

Terdapat perbedaan pendapat ulama dalam hukum aqiqah, Ibnu Hazm menjelaskan aqiqah hukumnya wajib. Pendapat jumhur ulama adalah aqiqah itu hukumnya sunnah. Madzhab Hanafiah mengatakan tidak wajib dan tidak pula sunnah, hukumnya mubah. Dengan demikian, kecendrungan ulama umumnya berpegang kepada pendapat jumhur ulama yang menyatakan bahwa aqiqah itu sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan) dan pelaksanaannya paling utama adalah hari ketujuh dari hari kelahirannya. Bila belum mampu hari ketujuh bisa hari keempat belas, dan hari ke dua puluh satu. Bahkan menurut sebagian besar ulama, aqiqah sangat dianjurkan bagi kedua orang tua yang mempunyai tanggungan belanja atas anak itu dan orang tua itu mampu mengaqiqahkanya. Jika orang tua tidak mampu maka tidak apa-apa baginya meninggalkan aqiqah.

Rasulullah saw: “Barangsiapa yang ingin menyembelih (hewan ‘aqiqah) untuk anaknya maka lakukanlah, dan barang siapa yang tidak ingin (tidak mampu) maka tinggalkanlah.” (HR. Abu Dawud)

Rasulullah bersabda : “Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing dan untuk perempuan satu kambing.” (HR. Abu Dawud dan Nasa’i)

source : http://www.eramuslim.com

Perlu kita yakini bahwa setiap yang disyariatkan oleh Allah SWT pasti akan membawa manfaat bagi yang melaksanakannya, termasuk aqiqah. Para ulama telah mengungkap berbagai hikmah dari aqiqah, misalnya sebagaimana yang diuraikan oleh imam ar-Ramli, salah satu ulama besar mazhab Syafi’iyyah, dalam kitabnya Nihayah al-Muhtaj syarh al-Minhaj sbb:
???????????? ????? ???????? ????????? ????????????? ???????? ?????????
“hikmah dari aqiqah adalah untuk menampakkan rasa gembira dan rasa syukur atas nikmat yang telah dianugerahkan. Dan untuk menyiarkan kepada publik tentang adanya ikatan nasab (antara orang tua dan anak yang dilahirkan)”

Keterangan imam ar-Ramli tersebut menegaskan bahwa selain sebagai ungkapan rasa syukur orang tua atas nikmat dianugerahi seorang anak, aqiqah juga dapat menjadi media untuk mengumumkan kepada publik bahwa anak yang telah dilahirkan tersebut adalah bagian dari keluarga tersebut, sehingga di kemudian hari jika ada perkara perdata, misalnya masalah waris ataupun pernikahan, maka publik bisa menjadi saksi dari hal tersebut. Tentu saja ini sangat bermanfaat bukan saja bagi orang tua, tapi juga bagi si anak.

source : Hukum Aqiqah
—-

Alhamdulillah aqiqah Khansa bisa terlaksana saat hari ke 35, acara aqiqahnya diundur krn wkt tu papa sempat dirawat di RS karena batu ginjal karena acaranya diadakan di Bekasi jdnya menunggu agar papa sembuh dulu. Karena melahirkan caesar jdnya klo aqiqahnya seminggu setelah melahirkan saya yg belum kuat untuk pergi ke Bekasi. Acaranya diadakan dengan sederhana hanya mengundang keluarga di siang harinya dan teman2 kami di malam harinya. Kebetulan wkt itu pesan kambing yg harganya 1,2jt sudah termasuk ongkos masaknya dpt 100 porsi gulai + 450 tusuk sate. Karena acaranya dibagi siang dan malam jdnya satenya dimasak siang itu 200 tusuk sedangkan yg mentahnya 250 tusuk. Jadinya saat malam kami bakar sendiri satenya, pdhal saat itu cuacanya hujan gerimis tp alhamdulillah banyak jg teman yg datang🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s